Lenovo Vibe A, Smartphone Mainstream Berharga Murah

Tak dapat dipungkiri bahwa Lenovo selalu menghadirkan berbagai smartphone besutannya untuk semua segmen. Setelah sebelumnya merilis Lenovo Vibe C yang berbanderol murah, di tahun yang sama, yaitu 2016 lalu Lenovo pun juga kembali menghadirkan smartphone murahnya di jajaran Vibe Series, yaitu Lenovo Vibe A.

Lenovo Vibe A

Smartphone satu ini pun juga dipasarkan di Indonesia dengan harga terjangkau. Terlihat di beberapa situs e-commerce, yaitu rata-rata dibanderol Rp. 650 ribuan. Berbanderol terjangkau, tentunya Lenovo Vibe A tersebut masuk ke dalam segmen low-end dan tak sulit untuk menembus pasaran.

Mengenai spesifikasi yang dibekalkan padanya, Lenovo Vibe A memiliki layar berukuran 4 inci yang beresolusi HD 800 x 480 dan berjenis layar TFT Capacitive Touchscreen. Untuk menunjang performanya, smartphone ini didukung dengan chipset Spreadtrum SC7731 dan berprosesor Quad-Core 1.3 GHz, serta RAM berkapasitas 512 MB.

Untuk ruang penyimpanannya, smartphone ini memiliki ruang penyimpanan internal 4 GB yang dapat diperluas dengan microSD hingga 32 GB. Tak hanya ruang penyimpanan dan layarnya yang kurang menonjol, di sektor fotografinya juga kurang menonjol dengan hanya mengandalkan kamera utama beresolusi 5 MP fix-focus yang dilengkapi dengan LED Flash. Sedangkan untuk kamera depannya hanya mengandalkan resolusi VGA (0,3 MP).

Lenovo Vibe A ini pun juga mengandalkan sistem operasi Android 5.1 Lollipop dan juga telah mendukung Dual-SIM. Sedangkan untuk konektivitas jaringannya, smartphone ini hanya mendukung jaringan 3G/HSDPA saja.

Selain itu, smartphone mainstream ini hanya dibekali dengan baterai Removable Li-Po sebesar 1.700 mAh. Spesifikasi lainnya, yaitu antara lain Wi-Fi, Bluetooth, A-GPS, FM Radio, dan port USB microUSB 2.0.

Dihadirkan dengan dua varian warna, yaitu Onyx Black dan Pearl White, smartphone ini pun digadang-gadang mampu bersaing di pasar low-end meskipun memiliki spesifikasi yang tak begitu menonjol di beberapa sisi. Akan tetapi, hal tersebut dianggap sebagai hal yang wajar mengingat smartphone tersebut berada di segmen kelas bawah dan dibanderol dengan harga yang murah.